Tim EngageMedia

Tim Inti

Airani Sasanti – Finance and Administration Officer

Airaini lahir di Indonesia dan mulai bekerja sejak tahun 2008 sebagai penulis naskah dan jurnalis di Visit Indonesia Year. Di tahun yang sama, dia bekerja sebagai asisten administrasi di Kotak Hitam forum, sebuah organisasi independent yang fokus pada penelitian, pelatihan, dan produksi film dokumenter untuk perubahan sosial di Indonesia.

Di tahun 2015, dia bergabung dalam rumah produksi film dokumenter Banjarsari Film sebagai asisten produser yang bertanggungjawab tentang desain pra-produksi dan perencanaan, selain itu ia juga bekerja sebagai koordinator administrasi dalam film ‘Di Kaliurang’.

Di EngageMedia, Airani bekerja sebagai Administration and Program Assistant dan bertugas untuk mendukung kinerja Finance and Administration Coordinator, Operations Coordinator, dan menyediakan dukungan logistik kepada para manajer proyek.

Bahasa: Inggris, Indonesia, Jawa

 

Andrew Lowenthal – Executive Director

Andrew Lowenthal telah bekerja di bidang aktivisme media dan teknologi sejak tahun 1998. Perjalanan karirnya dimulai sebagai video aktivis di Access News di Melbourne, Australia. Bidang kerja Andrew meliputi pengembangan organisasi, produksi video, pengembangan jaringan, penelitian, pengembangan perangkat lunak, serta manajemen project dan event.

Andrew aktif di jaringan Indymedia dari tahun 2000 hingga 2006. Dari tahun 2006 hingga 2008, dia bekerja di Tactical Technology Collective berpusat di Inggris sebagai Participatory Media Project Lead, mengerjakan perangkat komunikasi berbasis terbuka (open source) bernama NGO-in-a-box dan Message-in-a-box.

Andrew juga merupakan seorang Fellow di Film Studies Center dan Berkman Center for Internet & Society dari Harvard, dan Open Documentary Lab dari MIT. Pada tahun 2015 ia menjadi Fellow di JustFilm dari Ford Foundation.

Bahasa: Inggris, Spanyol, Italia, Bahasa Indonesia

 

Daniel Munthe – Operations and Logistics Assistant

Daniel mendapatkan gelar Sarjana Akuntansi dari Universitas Kristen Maranatha, Bandung, Indonesia di tahun 2017. Ia memulai karirnya sebagai auditor di salah satu dari empat firma akuntan publik besar di Indonesia. Daniel berpengalaman dalam melakukan audit dari klien dengan berbagai latar belakang industry. Daniel kemudian bekerja di salah satu perusahaan media terbesar dan tertua di Indonesia dimana ia kemudian tertarik dengan media dan dampaknya terhadap masyarakat.

Daniel telah tertarik dengan isu-isu sosial dan lingkungan sejak menjadi aktivis di sekolah. Dia aktif mengajak rekan-rekannya melalui berbagai publikasi dan kegiatan di organisasi kampus. Di tahun 2019, dia memulai studi master di bidang Business Law di Universitas Atma Jaya Yogyakarta.

Bahasa: Inggris, Bahasa Indonesia, Bahasa Sunda

 

Darika Bamrungchok – Digital Rights Manager (Mekong)

Darika telah terlibat di dalam advokasi hak-hak manusia dan aktivisme di Thailand sejak kudeta militer 2006. Dia memulai karirnya dengan berkerja di bidang jurnalisme dan melakukan penelitian sporadis di bidang hubungan internasional.

Dia juga memegang gelar Master untuk jurusan Administrasi Publik dari Central European University di Budapest, dengan spesialisasi di bidang advokasi hak asasi manusia dan media digital di bawah rejim otoritarian modern. Di Hungaria, selama setahun, dia bekerja sebagai konsultan proyek “Citizenship Education in Fragile Democracies,” yang meliputi wilayah Hungaria, Kosovo, Albania dan Polandia.

Sebelum bergabung dengan EngageMedia, Darika bekerja sebagai Koordinator Kampanye untuk Amnesty International Thailand. Dia berpengalaman dalam membangun dan menerapkan strategi dan kampanye untuk para pembela hak-hak asasi manusia; sekaligus memimpin sejumlah pelatihan dan peningkatan kapasitas bagi aktivis di bidang pendidikan dan kampanye hak asasi manusia.

Bahasa: Thai, Inggris

 

Dianne Olivan – Program Officer

Dianne memperoleh gelar Communication Research dari University of the Philippines Diliman tahun 2016.

Dia telah membantu berbagai proyek penelitian untuk organisasi-organisasi seperti contohnya the National Union of Bank Employees, HealthJustice Philippines dan the Philippine Department of Health. Penelitian terlama yang ia ikuti adalah “The Mass Transiti System in Metro Manila: From Tranvia to MRT, 1879-2014” sebagai asisten peneliti pada sejarah percakapan dibawah pengawasan the Third World Studies Center.

Dianne juga sangat berpengalaman di bidang pengorganisasian dan fasilitasi berbagai inisiasi dan kegiatan yang berkaitan dengan isu-isu sosial. Di EngageMedia, dia memimpin perencanaan logistic bagi Coconet, sebuah kamp bagi aktivis hak-hak digital di Asia Tenggara.

Sebagai Program Officer di EngageMedia, peran Dianne adalah memberikan dukungan bagi manajemen proyek untuk berbagai inisiasi yang berkaitan dengan hak-hak digital (digital rights) dan video untuk perubahan (video for change)

Bahasa: Inggris, Filipino, Hiligaynon

 

Julie Soriano-Velasquez – Administration and Finance Manager

Julie Soriano-Velasquez adalah seorang pejuang lingkungan yang menghabiskan satu decade di bidang pengembangan kerja yang berkaitan dengan lingkungan dan pemerintahan baik (good governance).

Bidang keahliannya meliputi manajemen finansial, pengadaan, manajemen perjalanan, finansial dan konsultasi kontrak, audit, pengorganisasian kegiatan, dan administrasi secara general.

Dia memiliki gelar Sarjana Sains di bidang Akuntansi dan pernah menjabat sebagai Managing Editor di publikasi universitasnya. Sebagai student leader dan aktivis, dia melakukan berbagai advokasi terkait isu-isu yang meliputi hak-hak mahasiswa dan kebebasan press di kampus.

Julie juga melakukan advokasi perubahan melalui peningkatan kesadaran terhadap lingkungan dan empowered parenting. Dia secara aktif menguatkan wanita-wanita sebagai katalis perubahan karena mereka memiliki peran yang sangat penting dalam rumah tangga.

Bahasa: Inggris, Filipino

 

Kathleen Azali – Digital Rights Program Manager (Indonesia)

Kathleen Azali adalah seorang aktivis-peneliti dengan area pekerjaan yang saling beririsan yaitu informasi, teknologi, desain, dan ekonomi politik. Kathleez terlatih di bidang Studi Budaya, melalui pengalamanyan di bidang programming dan manajemen perpustakaan, dia mendesain, membangun, dan menjaga konteks-kontek teknis dan sistem organisasi secara kolaboratif. Kinerja dia telah dipublikasikan dan dipresentasikan di berbagai tempat, termasuk di Creative Commons Global Summit, Oxford Southeast Asian Studies Symposium, Australian Natiional University’s Digital Indonesia, dan New Left Review.

Di tahun 2008, dia mendirikan C2O, sebuah perpustakaan independen dan wadah kooperatif untuk coworking, yang dijalankan dibawah PERIN+1S, sebuah nirlaba terdaftar dengan fokus pada pembelajaran kolektif dan perakitan teknologi informasi. Di dalam dan di luar organisasi, dia telah membantu berbagai kelompok pejuang hak asasi manusia, termasuk kelompok petani, kelompok feminis, komunitas LGBTIQ, asosiasi jurnalis dan serikat buruh, dalam mengembangkan teknologi yang aman dan strategis. Dia merupakan bagian dari DDP Field Building Project.

Bahasa: Bahasa Indonesia, Inggris, Bahasa Jawa, Jepang

 

King Catoy – Video Lead

King Catoy adalah seorang pembuat film dokumenter independen dan praktisi media alternatif di Filipina. Semangat aktivismenya berakar dari latar belakang dia sebagai pemimpin mahasiswa di Universitas Filipina Los Baños, dimana ia mengambil Development Communication. Ia belajar film dokumenter film 16mm di Mowelfund Film Institute di Quezon City, Filipina dan kemudian membangun kolektif film Southern Tagalog Exposure pada tahun 2001.

Pada tahun 2009, ia menjadi direktur eksekutif Mayday Multimedia, sebuah video kolektif yang berfokus pada isu-isu pekerja, dan pada tahun 2012, menjadi direktur multimedia dari grup media nirlaba PinoyMedia Center Inc. Dia saat ini menjadi di Dewan Direksi AlterMidyaPeople’s Alternative Media Center, jaringan media independen nasional dan media berbasis akar rumput di Filipina. Dia juga bekerja di beberapa proyek video advokasi bersama Pesticide Action Network Asia and Pacific.

Dia telah mengarahkan banyak video dan melatih masyarakat pribumi dan masyarakat miskin perkotaan serta praktisi media alternatif pada produksi video.

Bahasa: Inggris, Filipino

 

Nikholas Borang – Engagement and Learning Specialist

Yerry Niko Borang adalah jurnalis independen yang tinggal di Jakarta. Semasa kuliah di Yogyakarta, dia sempat bergabung dengan gerakan mahasiswa angkatan 1998. Setelah itu melalui beberapa penerbit di Yogyakarta, turut menerjemahkan beberapa buku politik dan sastra berbahasa Inggris ke Bahasa Indonesia, termasuk Animal Farm-nya George Orwell.

Pada 2004 bersama beberapa kawan dekatnya, dia berpartisipasi untuk membangun kembali Indymedia Jakarta. Dia bekerja sebagai jurnalis radio/web/video selama enam tahun lebih di vhrmedia.com dan banyak bekerjasama dengan jaringan radio dan media komunitas serta distribusi media offline.

Bahasa: Inggris, Indonesia, Manado, Jawa

 

Pitra Hutomo – Project Manager (Indonesia)

Pitra Hutomo lahir dan dibesarkan di Jakarta. Dia pindah ke Yogyakarta pada tahun 2002 untuk mengejar gelar dalam Ilmu Bumi. Pitra bekerja untuk Visual Art Archive (IVAA) Indonesia selama lebih dari 10 tahun, di mana ia menjadi koordinator penelitian dan juga sebagai direktur akting. Dia bergabung dengan EngageMedia pada tahun 2017 setelah perannya sebagai koordinator logistik untuk Camp COCONET.

Melalui keahliannya di bidang penganalisisan arsip dan sistem, Pitra membantu pendirian Inventaris Online IVAA pada dokumen Seni Modern dan Kontemporer Indonesia. Pengalaman tersebut membawanya ke program-program seperti Rekan Perjalanan dari Dewan Kebudayaan Asia, Rekan Peneliti di bawah Pusat Kebudayaan Prancis Indonesia dan Bursa Arsip di bawah Galeri Seni Australia di New South Wales. Inisiatif non profesionalnya terdiri dari praktik pembuatan dokumen di bawah kolektif seperti Laporan Video, Hyphen dan Uripurup di mana ia mengadvokasi hak-hak tanah substantif dan hak atas kota bagi masyarakat yang terpinggirkan.

Bahasa: Bahasa Indonesia, Inggris, Jawa, Sunda, Prancis.

 

Red Tani – Advocacy & Communications Senior Manager

Red Tani telah menjadi advokat untuk pemikiran kritis, legislasi berdasar bukti, kebebasan beragama dan hak asasi manusia sejak 2009, saat dia mendirikan Filipino Freethinkers. Kerja advokasi yang mereka lakukan diliput media internasional dan media di Filipina serta menerima sejumlah penghargaan di antaranya, Globe Tatt Award dan Rappler Do More award.

Kegiatan advokasinya kemudian berlanjut ketika ia menjadi perwakilan tim nasional penerapan RH Law, sebagai pendiri Philippine Safe Abortion Advocacy Network, dan berbagai organisasi yang bekerja dalam isu hak kesehatan reproduksi dan seksual, feminisme dan keadilan gender serta kebebasan berbicara dan beragama.

Selalu bersemangat soal kekuatan cerita dan advokasi melalui cerita, dia mendukung teknik fiksi dalam penulisan, berpidato, dan berbagi karya dalam sejumlah kuliah dan pelatihan di seluruh Filipina.

Dia bergabung dengan EngageMedia untuk membangun alternatif yang etis terhadap sosial media arus utama, memperkuat advokasi untuk menyampaikan cerita berdampak melalui video.

Bahasa: Inggris, Filipino

 

Rezwanul Islam – Communications and Outreach Coordinator

Rezwanul Islam memiliki pengalaman panjang di bidang warga dan media sosial. Selama lebih dari 15 tahun, ia telah menulis untuk situs media / blog warga lokal dan internasional. Dia adalah seorang kontributor lama untuk Global Voices, organisasi media warga nirlaba internasional dan memimpin ruang persnya untuk Asia Selatan. Dia sebelumnya bekerja sebagai juri di Penghargaan Deutsche Welle Best of The Blogs (BOBS) dan juga bekerja untuk Al Jazeera Plus sebagai editor utama untuk Asia Selatan.

Sebagai peneliti, penerjemah, dan konsultan lepas, ia telah berkontribusi dalam berbagai proyek advokasi dan hak asasi manusia selama bertahun-tahun. Dia memiliki pengalaman dalam mengembangkan strategi komunikasi dan kampanye untuk nirlaba. Di Bangladesh, pengalaman kerjanya termasuk melayani sebagai konsultan untuk UNDP di berbagai proyek, terutama untuk Citizen’s Voice (Nagorik Kontho), portal jurnalisme warga.

Dia pernah tinggal di sejumlah kota di kawasan Asia Pasifik seperti Jakarta, Kuala Lumpur, dan Canberra dalam dekade terakhir.

Bahasa: Bengali, Inggris, Jerman

 

Sara Pacia – Communications and Engagement Coordinator

Sara adalah seorang jurnalis dan memiliki jiwa bercerita melalui multimedia serta memiliki semangat tentang penggunaan teknologi digital yang tepat demi pemberdayaan masyarakat dan peningkatan literasi media dan data. Setelah meraih gelar di bidang jurnalisme dari the University of the Philippines, dia bekerja sebagai Digital Content Editor untuk The Philippine Daily Inquirer sebelum kemudian mendapatkan gelar Master di bidang Media and Communications (Data and Society) dari London School of Economics and Political Science melalui beasiswa UK Chevening.

Beberapa kinerja yang telah ia capai diantaranya adalah the Inquirer Kill List, yang merupakan sebuah pangkalan data terkait tingkat kematian dari perang narkoba di Filipina; kemudian Pinas to Paris, yang merupakan sebuah laporan terkait adaptasi perubahan iklim di Filipina; dan Mojo-Manual.org yang merupakan sebuah manual tentang jurnalisme mobile yang ditujukan bagi para jurnalis. Dia juga bekerja sebagai konsultan dan pembicara untuk beberapa institusi akademis dan organisasi kemasyarakatan di Filipina.

Bahasa: Filipino, English

 

Vino Lucero – Project and Communications Officer

Vino adalah seorang jurnalis yang bertempat di Manila. Dia menerima gelar di bidang jurnalisme dari the University of the Philippines Diliman di tahun 2015. Sebelum bergabung dengan EngageMedia, dia berkontribusi pada pembuatan laporan investigasi dan data stories untuk the Philippine Center for Investigative Journaism (PCIJ) selama lebih dari empat tahun. Melalui beberapa tulisannya, Vino berhasil menjadi finalis di Free Press Awards tahun 2017 dan 2019 sebagai “Newcomer of the Year”, hal ini membuat dia menjadi jurnalis Asia pertama yang mendapatkan gelar ini.

Di waktu senggang, Vino melakukan berbagai kegiatan sukarela seperti mengorganisasi kegiatan pemberdayaan pemuda yang berhubungan dengan partisipasi warga sipil dan kebebasan informasi (Freedom of Information/FOI). Di tahun 2019, dia ditunjuk sebagai FOI Youth Advocate of the Decade di acara FOI New Generation Awards untuk dedikasi dia bertahn-tahun untuk melakukan advokasi bagi hak-hak masyarakat untuk meraih informasi selama dia menjadi student leader, jurnalis, serta sebagai sosok pemimpin bagi organisasi kepemudaan di Filipina.

Bahasa: Inggris dan Filipino

 

Widy Dinarti – Organisational Development Manager

Widy Dinarti adalah seorang inovator dampak sosial dan kehidupan yang berdampak dan pelatih lintas budaya. Setelah memperoleh gelar Sarjana Hubungan Internasional dari Universitas Airlangga, Surabaya, Indonesia, ia telah melakukan proyek-proyek sosial dan kemanusiaan yang bekerja sama dengan berbagai organisasi, baik nirlaba dan swasta, di tingkat lokal dan internasional di India, Asia Tenggara, Sub-Sahara Afrika dan kawasan di Samudera Hindia.

Widy juga penerima beberapa penghargaan termasuk Deutsche Post DHL Global Corporate Responsibility Awards pada tahun 2015 untuk Proyek Ketenagakerjaan Pemudax di Afrika Selatan dan Proyek Inkubator Bisnis Pemuda di Uganda. Baru-baru ini, dia terpilih untuk mewakili Indonesia di HANDs! Asia Project, sebuah program beasiswa Japan Foundation dalam pendidikan kreatif dan inovatif untuk kemanusiaan; dan sebagai salah satu rekan untuk IDEAS 6.0 Massachusetts Institute of Technology Executive Education Programme.

Widy juga mendukung perusahaan rintisan dan usaha sosial dalam pengembangan organisasi dan proyek pengembangan bisnis mereka.

Bahasa: Bahasa Indonesia, Jawa, Inggris.

 

Afiliasi-Rekan

Anna Helme – Technology Manager

Anna Helme membantu mendirikan Engage Media di tahun 2005, lalu ia mengundurkan diri ddari jabatan Executive and Organisational Development di tahun 2009 untuk fokus pada proyek-proyek teknologi seperti contohnya Plumi dan Video4Change. Pekerjaan Anna di area media taktis dimulai ketika berada di Undercurrents dan Indymedia di United Kingdom di tahun 1999, yang meliputi awal mula streaming internet, lab-lab media untuk masyarakat mobile, pengembangan jaringan dan berbagai pelatihan untuk aktivis video serta teknologi bersumber terbuka, pengembangan software dan co-directing film-film documenter bersama dengan berbagai komunita: terkait hubungan budaya-budaya masyarakat asli dengan air (Cultural Flows, 2012) dan positivitas tubuh feminis/queer (Aquaporko!, 2013).

Berbagai karya ini sangat terkait dengan berbagai tindakan praxis Anna sebagai seorang pembuat karya gambar bergerak yang interdisipliner dan sebagai sesorang curator yang berkerja dengan berbagai narasi, dokumenter dan film hybrid, serta seni video. Anna saat ini sedang menyelesaikan program doktoral yang meneliti tentang metodologi pembuatan film melalui pendekatan queer/feminis. Anna juga mengajar dan memberikan konsultasi terkait pengembangan kurikulum dari School of Film and TV di the University of Melbourne

Bahasa: Inggris

 

Anthony Mariadason, CA – Accountant

Anthony Mariadason adalah seorang professional berdedikasi di bidang CA and Finance dengan pengalaman yang beragam dan kemampuan teknis yang tinggi sebagai professional akuntan. Hal ini didukung dengan peran dia sebagai senior keuangan di berbagai industri. Dengan kemampuan komersil dan strategis serta fokus pada nirlaba, dia memiliki kemampuan dalam membangun kerjasama dengan berbagai pemangku kepentingan untuk mengembangkan praktek finansial dan sistem manajemen akuntansi untuk membantu berbagai proses pembuatan keputusan operasional dan membantu pertumbuhan berkelanjutan secara jangka Panjang serta pengembangan akuntansi bagi berbagai klien.

Sebagai bagian manajerial dari Go Consulting and Accounting, serta sebagai seorang professional dan praktisi manajemen akunting di Melbourne, dia membangun dan menjaga klien dari bisnis skala kecil hingga menengah, termasuk penyedia layanan telecom, organisasi pelatihan terdaftar, berbagai startups di bidang teknologi, importir, dan beragam bisnis kecil. Dengan lebih dari dua decade pengalaman sebagai akuntan, Anthony membantu berbagai proyek di EngageMedia.

Bahasa: English, Tamil.

 

Egbert Wits – Learning Manager, Video for Change

Egbert Wits telah aktif di bidang pembangunan internasional di Indonesia selama lebih dari 12 tahun. Dia memiliki spesialisasi di desain pelatihan dan fasilitasi, pemberdayaan masyarakat, dan penguatan kapasitas dari organisasi lokal. Dia juga berpengalaman dalam mengelola sebuah proyek besar selama 3.5 tahun (Creative Communities) yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas representasi di skala desa untuk proyek PNPM (Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat), memimpin dan melatih sebuah tim dengan lebih dari 50 fasilitator, coordinator daerah, dan peneliti di 8 provinsi di Indonesia.

Saat ini, dia melakukan berbagai desain dan fasilitasi untuk beragam pelatihan serta melakukan berbagai konsultasi untuk EngageMedia (Video for Change dan Impact Measurement), the Dutch Water Authorities (sanitasi dan kesehatan), Butterfly Works (Human-centred Design), OXFAM (Youth Empowerment) dan Kindernothilfe (Impact Orientated Project Planning and Monitoring).

Bahasa: Inggris, Belanda, Bahasa Indonesia, Bahasa Jawa

 

Subscribe to the EngageMedia mailing list

Two emails a month of all our best posts.